Ekor Cicak Bercabang Dipercaya Untuk Jimat Keberuntungan

Indonesia sendiri masih kental dengan kebudayaannya dan masih percaya dengan jimat salah satunya adalah jimat Ekor Cicak Bercabang

Cicak Ekor Bercabang

Banyak yang percaya banyak juga yang tidak percaya bahkan tidak sedikit yang menghiraukannya. Di Negara tercinta Indonesia sendiri masih banyak kepercayaan yang masih sangat kental bahkan sangat tidak masuk diakal.

Sabung ayam merupakan salah tradisi leluhur yang masih ada sampai saat ini di indonesia walupun dilarang. Laga ayam sendiri sebetulnya tidak dilarang namun perjudian yang terjadi didalamnya membuat hal ini dilarang untuk dilakukan.

Kegiatan adu ayam ini juga dikaitkan dengan tindak penyiksaan hewan karena menambah pisau saat bertarung. Taji alami tentu saja tidak dimasalahkan namun dengan pisau tajam ayam akan terbunuh ataupun jika hidup akan menjadi cacat.

Hal ini tentu saja tidak bisa dilarang bahkan kegiatan sabung ayam sudah menjadi tradisi wajib di indonesia. Di Bali kalian juga masih bisa menemukan sabung ayam sebagai tradisi warisan leluhur yang masih sangat terjaga.

Memabahas tentang sabung ayam di indonesia ada hal yang selalu menarik yaitu penggunaat jimat keberuntungan. Jimat yang digunakan tentu saja sangat beragam dengan tujuan agar ayam bisa menang dan terus menjadi juara.

Biasanya Para pemain judi sabung ayam pasti memiliki salah satu jimat yaitu ekor cicak bercabang. Diketahui sendiri cicak merupakan hewan yang bisa kamu temukan di rumah menempel dinding dan menangkap nyamuk dirumah.

Cicak sendiri juga sering ditangkap untuk dimanfaatkan menjadi obat kulit dan juga obat asma. Namun untuk ekor cicak yang bercabang sangat sulit dicari dan ini merupakan kelainan fisik atau cacat pada cicak yang dianggap sebagai jimat.

Mampu membawa keberuntungan dan dianggap memiliki kekuatan magis untuk bisa terus menang Judi. Walaupun awalnya akan mengalami kekalahan namun akan semakin baik dan tidak akan mengalami kekalahan secara terus menerus.

Ekor Cicak Bercabang

Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan jimat ini adalah harus menangkapnya sendiri. Tidak bisa ditangkap orang lalu diberikan kepada yang menginginkan ekor cicak bercabang karena dianggap sudah tidak manjur lagi.

Ekor cicak juga harus yang simetris dan tidak boleh panjang sebelah hal ini tentu saja syarat yang sulit. Jimat keberuntungan ini juga wajib ikut kemana mana tidak boleh diperlihatkan kepada orang lain agar jimat tetap bekerja sesuai fungsinya.

Untuk megawetkan ekor cicak ini bisa dikeringkan atau menggunakan boraks agar tidak membusuk. Namun dibalik manfaat ekor yang menggiurkan ini tentu saja hal ini tidak baik dan bertentangan dengan agama dan juga hukum.